Laporan UNESCO 2025: Makan Bergizi di Sekolah Tingkatkan Kehadiran dan Hasil Belajar

Pendidikan berkualitas tidak hanya bergantung pada kurikulum dan metode pengajaran, tetapi juga pada faktor-faktor lain seperti kesehatan dan nutrisi siswa. Laporan terbaru UNESCO 2025 menyoroti pentingnya makan bergizi di sekolah dalam meningkatkan kehadiran siswa serta hasil belajar mereka. Temuan ini menjadi perhatian utama bagi pemerintah dan lembaga pendidikan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Pentingnya Nutrisi dalam Pendidikan

UNESCO menemukan bahwa siswa yang mendapatkan makanan bergizi secara rutin memiliki konsentrasi lebih baik, daya ingat lebih tajam, dan performa akademik yang meningkat. Selain itu, program makan bergizi di sekolah terbukti:

  • Meningkatkan Kehadiran: Anak-anak yang mendapatkan asupan makanan sehat lebih jarang absen karena sakit.

  • Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi: Nutrisi yang cukup membantu fungsi otak, sehingga siswa lebih mudah memahami pelajaran.

  • Mengurangi Angka Putus Sekolah: Dengan adanya makanan bergizi gratis, siswa dari keluarga kurang mampu lebih termotivasi untuk tetap bersekolah.

Program Makan Bergizi di Sekolah di Berbagai Negara

Beberapa negara telah sukses menerapkan program makan bergizi di sekolah, di antaranya:

  1. Brasil: Program National School Feeding Programme (PNAE) menyediakan makanan bergizi untuk lebih dari 40 juta siswa setiap hari.

  2. Prancis: Sekolah di Prancis mewajibkan makan siang dengan standar gizi ketat untuk memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang seimbang.

  3. India: Program Mid-Day Meal Scheme telah berhasil meningkatkan angka kehadiran siswa miskin dan mengurangi angka malnutrisi.

Implementasi di Indonesia: Program Makan Bergizi Gratis 2025

Menindaklanjuti laporan UNESCO, pemerintah Indonesia telah meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak Januari 2025. Program ini dirancang untuk menyediakan makanan sehat bagi siswa SD dan SMP di seluruh Indonesia, terutama di daerah tertinggal.

Fokus utama program ini meliputi:

  • Pemberian makanan bergizi di sekolah-sekolah negeri dan madrasah

  • Kerja sama dengan petani lokal untuk memastikan bahan makanan sehat dan berkualitas

  • Pengawasan ketat untuk memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar gizi

Menteri Pendidikan Indonesia menegaskan bahwa program ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting dan meningkatkan hasil akademik siswa secara signifikan.

Laporan UNESCO 2025 memberikan bukti kuat bahwa akses terhadap makanan bergizi di sekolah sangat berpengaruh terhadap kehadiran dan prestasi siswa. Indonesia telah mengambil langkah progresif dengan menerapkan Program Makan Bergizi Gratis, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air. Dengan dukungan semua pihak, program ini bisa menjadi solusi nyata untuk menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan berprestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *